Pendaftaran Kursus Online Ditutup

Dengan ini kami memberitahukan bahwa:

PENDAFTARAN

KURSUS TOEFL ONLINE &

KURSUS AcEPT ONLINE

TELAH DITUTUP SEJAK 01 AGUSTUS 2011,

PUKUL 13.00 WIB.

SEKILAS: TOEFL VERSUS AcEPT

tes acept ugm

Bagi para calon mahasiswa S2/S3 UGM, kesulitan mencapai skor TOEFL/AcEPT yang telah ditetapkan UGM menjadi kendala tersendiri yang harus dicari pemecahannya oleh para calon mahasiswa program S2/S3 ini. Sebenarnya antara TOEFL (paper based)  dan AcEPT tidak ada yang perlu dicemaskan. Semuanya memiliki karakter  sendiri-sendiri. Yang penting, para calon mahasiswa harus mengenal betul masing-masing karakter ini sehingga tidak terjebak dalam  kecemasan yang berlebihan. Berikut ini kami turunkan artikel kecil mengenai TOEFL versus AcEPT.

Mengenal Lebih Dekat AcEPT

acept

(Tes Bahasa Inggris S2/S3 UGM)

AcEPT atau Academic English Proficiency Test adalah sebuah tes bahasa Inggris yang dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang untuk tujuan akademik (English for Academic Purposes).  AcEPT di-design dengan mempertimbangkan fungsi bahasa Inggris di Indonesia sebagaimana diatur oleh Undang-Undang RI no 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Menurut undang-undang ini bahasa yang dipakai sebagai bahasa pengantar dalam pendidikan nasional adalah Bahasa Indonesia (Pasal 29 ayat 1); sementara pemakaian bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya memiliki tujuan untuk mendukung kemampuan berbahasa asing peserta didik dalam rangka memahami pengetahuan/hasil penelitian orang lain dan menyebarluaskan pengetahuan/hasil penelitian sendiri kepada masyarakat internasional melalui jurnal ilmiah internasional. Untuk itu, sebuah tes bahasa asing yang di-design untuk kepentingan akademik di dunia perguruan tinggi Indonesia harus mempertimbangkan status dan kegunaan bahasa tersebut  sebagai instrumen untuk memahami dan atau menyebarluaskan pengetahuan/hasil penelitian kepada masyarakat internasional.

Seberapa Tangguhkah Kemampuan Structure & Written Expression Anda?

Student Writing

Tahukah Anda bahwa soal-soal TOEFL telah diteliti oleh ETS (Education Testing Services), Princeton, New Jersey, Amerika Serikat, sebagai feedback untuk pembuatan  soal berikutnya? Dari soal-soal yang diteliti itu ‘ketahuan’ bahwa soal-soal tertentu tergolong dalam kategori ‘E’ (Easy), sebagian soal lain ‘M’ (Medium), dan soal tertentu lainnya ‘D’ (Difficult). Mudah atau sulitnya soal disimpulkan dari prosentasi jawaban benar peserta tes.  Sebuah soal dikatakan mudah apabila prosentase rata-rata peserta yang mampu mengerjakan soal berkisar antara 80 – 100 %, dikatakan sedang, jika prosentase rata-rata jumlah betul berkisar antara 56% – 79%; dan soal dikatakan sulit jika prosentasi peserta tes mengerjakan soal TOEFL dengan benar berada di bawah  55%.

RAHASIA Tes TOEFL & Strategi Mempersiapkan Diri Menghadapi Tes (Bagian 1)

rahasia test toefl

Institutional Testing Program (ITP) dan TOEFL-like Test (TLT) yang biasa dipakai untuk tes masuk atau persyaratan kelulusan program S2/S3 di berbagai universitas di Indonesia sebenarnya merupakan tes yang dirancang untuk menyeleksi mahasiswa yang hendak belajar di Amerika Serikat dan Kanada. Tes ini dibuat oleh Tim Pembuat Soal di Princeton, New Jersey, Amerika Serikat.

Bagi mahasiswa Indonesia yang tidak memiliki kemampuan bahasa yang memadai, tes ini dirasa sangat sukar. Data di Pusat Pelatihan Bahasa UGM menunjukkan adanya banyak mahasiswa S2/S3 yang tak mampu meraih skor yang telah ditetapkan UGM sehingga para mahasiswa ini harus mengulang tes tersebut berkali-kali sampai skor yang dipersyaratkan dapat dicapai.